Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
Tips Mendidik Anak Di Era Digital
Kecanggihan teknologi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi menguntungkan, sedangkan di sisi lain merugikan. Hal yang sama juga berlaku di bidang pengasuhan. Sebagian orang tua menganggap bahwa membawa pengaruh yang buruk pada anak. Namun, di sisi lain gadget juga berdampak positif dengan beberapa syarat tentunya.
Kemajuan teknologi tak dapat dihindari, karena teknologi sudah akrab dengan keseharian kita. Apalagi anak-anak dengan mudahnya beradaptasi dengan teknologi terbaru. Dengan adanya kemajuan teknologi seperti saat ini, apakah pola pengasuhan jaman dulu dapat diterapkan untuk saat ini?
Tentu saja tidak bisa karena teknologi yang berkembang pun berbeda. Seperti pesan Ali bin Abi Thalib untuk mendidik anak sesuai dengan zamannya, bukan sesuai dengan zaman kita sebagai orang tuanya.
Bagaimana mendidik anak di era digital seperti saat ini? Yuk, baca artikel ini hingga akhir ya, yang akan membahas bagaimana cara mendidik anak di era digital.
Tips Mendidik Anak di Era Digital
Kehadiran teknologi digital memberikan banyak manfaat untuk kehidupan manusia, salah satunya di bidang pendidikan, contohnya aplikasi mengenal huruf dan angka, permainan campur warna, sehingga dapat menstimulus kreativitas anak.
Namun, jika teknologi tidak dikendalikan, teknologi dapat memberikan dampak yang negatif bagi anak-anak, misalnya gangguan tidur, anti sosial, dan masih banyak lagi. Cukup rumit ya menghadapi hal ini.
Simak tips mendidik anak di era digital untuk meminimalisir dampak negatif teknologi:
Mengarahkan penggunaan gadget
Membuat aturan tentang penggunaan internet dan gadget di rumah. Aturan tersebut dapat berupa syarat tertentu yang harus dilakukan sebelum anak menggunakan gadget, misalnya:
-Gadget hanya digunakan di akhir pekan
-Anak dapat menggunakan gadget setelah membaca 1 buku dan menceritakan isi buku
-Gadget dapat digunakan 15 menit per hari. Sobat Dy dapat memanfaatkan fitur timer agar tidak terlewat.
Aturan lainnya dapat Sobat Dy variasi sesuai kesepakatan dengan anak-anak atau berdiskusi dengan pasangan. Dengan adanya batasan waktu saat menggunakan gadget juga dapat melatih anak untuk disiplin terhadap waktu.
Memberikan batasan screen time
Screen time merupakan durasi untuk menatap layar, baik layar televisi, ponsel, komputer, laptop, maupun perangkat permainan. Hal ini juga terkait dengan kesehatan mata anak. Terlalu lama menatap layar juga dapat membuat mata pedih karena lelah.
Dampak lainnya anak mungkin akan mengalami sulit tidur. Selain itu, semakin lama anak menatap layar, semakin banyak pula informasi yang mungkin tidak sesuai dengan usianya akan diterima anak.
Mendampingi anak saat menggunakan gadget
Salah satu keuntungan dunia digital adalah kecepatan dan luasnya sebuah informasi yang diperoleh, terlepas informasi tersebut benar atau tidak, valid atau tidak. Oleh karena itu saat anak menggunakan gadget sebaiknya didampingi.
Hal ini bertujuan agar orang tua dapat mengendalikan konten yang boleh ditonton anak-anak. Saat ini konten negatif juga dikemas apik dalam bentuk film kartun sehingga orang tua tidak dapat menduga jika konten yang ditayangkan tersebut negatif.
Oleh karena itu, sebaiknya orang tua tidak membiarkan anak bermain gadget sendirian, apalagi di ruangan terpisah dengan orang tua.
Memantau aktivitas anak di dunia maya
Cara lain untuk memantau penggunaan teknologi pada anak adalah dengan memantau aktivitasnya di dunia maya, terutama jika anak sudah mengenal media sosial. Riwayat video yang dilihat di YouTube dapat ditelusuri untuk melihat apakah kontennya sesuai dengan usia anak.
Jika kontennya mencurigakan dan sekiranya dapat berdampak buruk pada anak, situs tersebut dapat diblokir. Selain itu daftar teman di media sosial juga dapat dipantau.
Seimbangkan durasi waktu di dunia nyata dan dunia maya
Fitrah anak adalah bergerak, sehingga mengajak anak untuk melakukan aktivitas fisik merupakan kegiatan yang positif. Selain itu, hal ini juga baik untuk menstimulasi tumbuh kembangnya.
Aktivitas fisik lainnya yang mungkin dapat dilakukan adalah berkebun, berenang, bersepeda atau bermain dengan teman sebayanya. Tidak hanya aktivitas fisik yang dapat dilakukan, sekedar mengobrol bareng bersama anak juga merupakan kegiatan yang menyenangkan, lo.
Menggunakan gadget dengan bijaksana
Orang tua sebagai orang dewasa terdekat dalam ruang lingkup anak sebaiknya menjadi role model atau panutan anak. Sehingga orang tua setidaknya juga memberikan contoh tentang penggunaan gadget yang bijak.
Contohnya adalah tidak menggunakan gadget selama makan bersama, bermain bersama anak dan tidak menggunakan gadget berlebihan.
Hindari menggunakan gadget untuk merayu anak
Gadget memang perangkat yang sellau menarik perhatian anak. Namun, sebaiknya tidak menggunakan gadget untuk merayu anak agar menuruti permintaan orang tua atau agar tidak mengganggu orang tua.
Contohnya adalah agar anak mau makan, diajak melihat video lucu sehingga tidak fokus pada makan, tetapi makannya bisa habis. Saat anak rewel, diberikan gadget untuk mengalihkan perhatiannya dan anak berhenti menangis dan tidak mengganggu orang tuanya.
Penutup
Itulah beberapa tips mendidik anak di era digital. Tidak semuanya kemajuan teknologi berdampak buruk pada anak-anak. Hal ini dapat diminimalkan dengan beberapa aturan yang diciptakan dalam keluarga, karena bagaimanapun juga orang tua bertanggung jawab terhadap pendidikan anak.
Kerjasama Sobat Dy dan pasangan sebagai orang tua sangat diperlukan untuk membuat aturan dan mengawasi aktivitas anak bersama dengan gadgetnya. Semoga artikel ini bermanfaat ya. Simak juga artikel tentang dampak penggunaan gadget pada anak ya.
Referensi
1. Kiat Mendidik Anak di Era Digital, https://ditsmp.kemdikbud.go.id/kiat-mendidik-anak-di-era-digital/
2. 8 Tips Mendidik Anak Di Era Digital Yang Bisa Dilakukan,
https://hellosehat.com/parenting/anak-1-sampai-5-tahun/perkembangan-balita/mendidik-anak-di-era-digital/



Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...